About Me

Foto Saya
Rachma Anugerahwati Woerjanto
Sidoarjo, Jawa Timur, Indonesia
私はただ人間だ。
Lihat profil lengkapku
Diberdayakan oleh Blogger.

Pengikut

Sabtu, 22 Oktober 2011

Vampire Knight Destiny, Episode 3 : Was I Wrong?

Mata Yuki melebar. Sekali lagi kamarnya tertutup dengan darah. Dia menutup telinga dan matanya rapat-rapat. Teringat bayangan tentang vampir di ingatannya. Dia menggelengkan kepalanya, mencoba untuk menghilangkan bayangan itu. Tiba-tiba, dia merasakan ada sesuatu yang memegang pundaknya dengan erat. Dia mengeluarkan jeritan sekali lagi. "Yuki, tenang. Ini aku, Kaname. Ada apa?". Nafas Yuki yang berat menjadi pelan karena mendengar suara Kaname. Dia membuka matanya untuk melihat Kaname yang sedang berdiri dengan lututnya di hadapannya. Dia menatapnya dengan mata melebar. Kaname menariknya mendekat. Dia tidak dapat menghentikan airmata yang terus mengalir. Pintu kamar terbuka dengan kencang. Aidou dan Ruka berdiri di ambang pintu, mencoba untuk mengatur nafasnya. "Ada apa? Kami mendengar jeritan. Apa semuanya baik-baik saja?". Kaname memalingkan wajahnya, tidak melepaskan Yuki."Semua baik-baik saja. Kembali ke kamar kalian. Aku akan mengurusnya". Keduanya membungkukan badan dan berbalik, kemudian menutup pintu yang ada di belakang mereka. "Yuki, apa yang terjadi?". Yuki menggelengkan kepala tak terkendali. "Ini, ini tentang, vampir. Malam itu..". Suara Yuki bergetar. Kaname meletakkan tangannya ke kepala Yuki dan mulai berbicara. Dengan segera Yuki jatuh ke alam bawah sadar. "Buang jauh-jauh ingatannya malam itu. Buang jauh-jauh rasa sakit yang dia takuti. Aku tidak ingin melihatnya seperti ini lagi, selamanya". Kaname menidurkan kembali Yuki ke kasurnya dan mencium keningnya.

Yuki membuka matanya dengan perlahan. Apa yang terjadi? Dia mengusap kepalanya dan berpaling untuk melihat kearah jam. 6:25, seharusnya alarmku berbunyi jam 7:00? Dia mengayunkan kakinya kesamping kasur dan membuka selimutnya. Ow! Kepalaku. Yuki memegang kepalanya dengan satu tangan dan tangan yang lain membantunya untuk tetap berdiri. Rumahnya gelap. Bahkan Kaname tidak terlihat. Yuki berjalan menuruni tangga, kepalanya masih tetap sakit. Dia mendengar ada sesuatu yang bergerak dibelakangnya. Dia berhenti berjalan dan berbalik dengan posisi berjaga. Tidak ada apapun disana. Kemudian kepalanya mulai sakit lagi dan lebih parah. Dia jatuh kebelakang dan tepat berada di lengan Kaname. "Yuki, apa yang kamu lakukan terbangun di jam sepagi ini? kamu harus kembali tidur". Yuki membuka matanya, menatap mata Kaname yang sedang memandang tepat kearahnya. "Kepalaku sangat sakit jadi aku turun untuk mengambil obat". Kaname membantu Yuki berdiri. "Aku akan mengambilkannya untukmu, kembali ke kamarmu". Yuki mengangguk dan berjalan menaiki tangga. Saat dia berada di kamarnya, semuanya terlihat aneh. Walaupun ruangan itu diam tapi baginya iti bergerak. Yuki menutup matanya dan menutupi wajahnya dengan kedua tangannya. Dia berjalan dan memerosotkan dirinya ke kasur. Kenapa aku begini? Kaname datang untuk memberikan obat ke Yuki, dan menunggunya sampai tertidur.

Yuki terbangun lagi setelah mendengar alarmnya berbunyi. Kepalanya sudah tidak sakit lagi dan semuanya kembali normal. Dia duduk sambil mengusap matanya dan menguap. Dia membuka matanya dan melihat Kaname berdiri diambang pintu. "Kamu membuatku takut pagi ini, Yuki". Yuki berdiri dan membungkukan badan."Maaf Kaname, aku tidak tahu.." Kaname memeluknya sebelum Yuki menyelesaikan ucapannya. "Apa sekarang kamu baik-baik saja?". Yuki mengangguk dan melingkarkan lengannya kesekeliling Kaname. "Kamu harus ganti baju. Banyak yang harus kita lakukan hari ini". Yuki mengangguk dan melepaskan Kaname. Kaname tersenyum dan membalikan tubuhnya untuk berlalu ketika Yuki memegang tangannya. "Terimakasih, Kaname". Kaname berbalik kearah Yuki. "Tidak Yuki, terimakasih". Dia tersenyum dan berlalu. Yuki tersenyum dan bergegas ganti baju.

Aidou dan Ruka sedang mengetik di depan komputer ketika Yuki turun. "Aku menyuruh mereka untuk membuat undangan. Bisakah kamu menulis daftar tamu yang ingin kamu undang, Yuki?". Kaname memberikan Yuki selembar kertas kosong dengan tulisan "daftar tamu" di atasnya yang ditulis dengan tulisan tangan dan tulisan itu adalah tulisan yang paling bagus yang pernah dilihat oleh Yuki. Dia berbalik dan duduk di meja yang ada dibelakangnya. Hmm, aku akan mengirim satu untuk kepala sekolah. oh dan Sayori dan Zero.. Yuki berhenti dan mengingat kata-kata Zero "aku akan kembali untuk membunuhmu". Dia berhenti menulis dan melihat kertas tersebut beberapa detik, melemparkan apa yang harus dia lakukan. Setelah berfikir, dia mencoret nama Zero dan mencoba untuk tidak memikirkannya lagi dan berfikir tentang orang lain. Yuki tidak bisa memikirkan siapa lagi orang yang ingin diundang. Aku akan meminta Sayori dan vampir wanita lainnya untuk menjadi pengiringku. Yuki mulai menulis nama-nama vampir terkenal dan membaginya menjadi beberapa kategori. Pengiring : Rima dan Ruka. Tamu : Kain, Aidou, Shiki, Ichijou. Yuki memberikan daftarnya ke Kaname dan melihat reaksinya. "Yuki, aku minta maaf, tidakkah kamu tahu? Ichijou meninggal saat melawan pamannya". Yuki terkejut mendengar berita itu. "I.. Ichijou, meninggal?". Kaname mengangguk perlahan. "Aku minta maaf Yuki. Aku pikir kamu mengetahuinya". Yuki menunduk menatap lantai. Kaname meletakan tangannya di dagu Yuki dan mengangkatnya secara perlahan sampai tatapan mata mereka bertemu. Kemudian Kaname mencium pipi Yuki. Yuki memejamkan matanya sampai bibir Kaname lepas darinya. "Akankah kamu baik-baik saja Yuki?". Yuki mengangguk dan tersenyum. Kaname tersenyum kepadanya sampai tiba-tiba saja terdengar suara pintu di ketuk. Kaname berbalik dan membuka pintu. Semua perhatian mengarah kepada Kaname yang sedang berbicara dengan seorang pria dengan rambut pendek berwarna coklat. Kaname berterimakasih kepada pria itu dan berbalik kearah Yuki. "Lupakan semua tentang apa yang kukatakan tadi Yuki. Ichijou ditemukan dan dia masih hidup. Hampir saja.."

Tunggu Episode 4 : Watch Out!
Selasa, 18 Oktober 2011

Vampire Knight Destiny, Episode 2 : Eternity Isn't Enough

Yuuki duduk tak berdaya di kursinya, menatap mata Kaname dengan tatapan terkejut. Dia baru saja mendengar kata-kata yang diimpikan seumur hidupnya, kenapa ia merasa seperti ini?. "Yuuki". Kaname melihat ke arah Yuuki. Meskipun wajahnya terlihat seperti biasa, Yuuki dapat melihat dimatanya, dia tidak sabar menunggu jawaban dari Yuuki. Yuuki menggelengkan kepalanya agar keluar dari lamunannya. "Apakah itu artinya tidak?". Wajah Kaname berubah menjadi kekhawatiran. "Bukan. Maaf Kaname. Aku hanya terkejut. Aku sudah lama menunggu saat seperti ini dan sekarang hari ini pun datang. Aku membeku". Ekspresi Kaname kembali normal. "Apakah itu berarti ya?". Yuuki melihat kearahnya dan tersenyum. "Tentu saja, Tuan Kaname. Semuanya untukmu". Lalu, untuk pertama kalinya, Yuuki melihat Kaname tersenyum kepadanya. "Aku senang mendengarnya, Yuuki, dan kamu tidak perlu memanggilku Tuan Kaname, Kaname saja sudah cukup". Yuuki tersenyum sekali lagi. "Aku minta maaf, Kaname". Pelayan tiba dengan membawa nampan yang berisi makan malam mereka. "Tuan Kaname, Nona Yuuki, makan malam anda sudah tiba". Kaname berterimakasih kepada pelayan dan mengambil nampan tersebut. Sepiring Bloody Steik sudah ada di depan Yuuki, tetapi dia tidak menyentuhnya. Yuuki terlalu kaget untuk melakukan sesuatu saat itu. "Yuuki, ada apa? Kamu tidak menyentuh makananmu dan kamu terlihat kacau. Apa yang kamu pikirkan sekarang?". Yuuki keluar dari lamunannya. "Ma.. Maaf Kaname. Aku masih terlalu kaget dan sangat senang untuk melakukan sesuatu saat ini. Kenyataan kalau kita akan menikah seperti cerita dongeng". Mata Yuuki menelusuri makanan yang ada di piringnya. Tiba-tiba dia merasakan ada yang memegang tangannya, itu Kaname. Yuuki menatap mata Kaname. "Maukah kamu kembali kerumah untuk istirahat? Kamu terlihat menderita karena terkejut". Kata-kata lembut dari Kaname membuat Yuuki merasa nyaman. Yuuki mengangguk pelan. Kaname keluar dari meja, tetap memegang tangan Yuuki dan menuntunnya keluar dimana mobil limosin sudah menunggu.

Saat mereka sampai dirumah, Yuuki dan Kaname masuk untuk mengumumkan berita kepada Ruka dan Aidou. Mereka berdua sedang duduk diujung tangga, menatap lantai, tetapi saat mereka mendengar pintu terbuka, mereka segera menyambut Kaname dan Yuuki. Yuuki dan Kaname tersenyum kepada dua vampir yang terkejut. "Aku punya berita untuk kalian berdua. Aku dan Yuuki akan menikah". Aidou dan Ruka menghembuskan nafas. "Apakah berita ini tidak menyenangkan bagi kalian?". Ruka dan Aidou membungkukan badan. "Tentu saja tidak, Tuan Kaname. Kami sangat senang mendengar berita itu". Kamu bisa mendengar suara semangat Aidou. "Terimakasih Aidou. Kami belum tahu kapan pernikahannya, tapi kami akan memberitahumu". Aidou dan Ruka menyingkir dari depan jalan Kaname dan Yuuki. Kaname menuntun Yuuki ke kamarnya. "Apa kamu yakin kamu baik-baik saja, Yuuki?". Yuuki tersenyum. "Tentu saja, Kaname. Jangan khawatirkan aku, aku baik-baik saja. Aku terlalu bahagia. Maaf aku memotong waktu bersama kita".Kaname menunduk dan mencium pipi Yuuki. "Ini baik-baik saja. Sekarang kamu harus istirahat. Aku akan menemuimu besok pagi". Kaname berbalik dan pergi, meninggalkan Yuuki yang masih terpaku dengan tangan di pipinya. Yuuki berdiri tak sadarkan diri beberapa detik, kemudian berbalik dan membuka pintunya.

Yuuki mengganti pakaiannya dengan piyamanya dan berbaring di bawah selimutnya. Akhirnya dia tertidur, tetapi tidak lama. Malam itu, Yuuki mimpi buruk. Dia berdiri berlawanan dengan Kaname dengan menggunakan gaun putih yang cantik untuk pernikahan. Ini adalah hari dimana pernikahannya berlangsung. Yuuki menegakkan kepalanya saat mendengar Kaname mengucapkan dua kata, "aku bersedia". Dia tetap membeku. Dia melihat orang-orang yang hadir di acara itu. Ada pria ganjil berdiri di belakang. Yuuki tidak bisa melihatnya sampai dia maju dan terkena cahaya. Itu adalah vampir yang dia lihat saat kecil. Yuuki melangkah mundur dengan ketakutan, mengingat malam yang bersalju dengan bercak darah merah diatasnya. Vampir itu mengangkat tangannya untuk menyentuh wajah Yuuki, tetapi Yuuki menepisnya. Vampir itu menyeringai jahat kepadanya. "Dimana pria yang menyelamatkanmu sekarang?". Mata Yuuki melebar. Dengan tatapan putus asa, Yuuki melihat sekelilingnya. Tiba-tiba dia sudah sendirian, hanya dia dan vampir itu, tidak ada seorangpun yang bisa menghentikan dia yang akan membunuh Yuuki saat itu. Seringai vampir itu menunjukkan taringnya. Dia tertawa licik dan tiba-tiba dia melompat kearah Yuuki, memegang lehernya dan menembusnya. Yuuki terbangun, berteriak.

Tunggu episode 3 : Was I Wrong?
Senin, 17 Oktober 2011

Tablet atau Notebook?

Konsep komputer telah berubah. Jika dulu kita membayangkan sebuah komputer merupakan produk berdesain kotak yang terkesan kaku dan dilengkapi keyboard, lain halnya sekarang. Komputer muncul dalam berbagai bentuk, termasuk dalam bentuk tablet yang mengandalkan layar sentuh tanpa bantuan papan ketik.

Meningkatnya popularitas tablet PC tersebut kini malah dituding sebagai salah satu penyebab melambatnya pertumbuhan penjualan notebook dan netbook. Padahal, rata-rata vendor dan media memosisikan komputer tablet ini sebagai komputer kedua, sebagai pelengkap laptop atau notebook.

Tapi di sisi konsumen, sering muncul kebingungan antara membeli tablet PC atau notebook. Ditambah gencarnya aksi penjual yang mempromosikan barang dagangannya, seringkali konsumen kurang puas akibat salah membeli.

Untuk memastikan Anda dapat memaksimalkan produk yang dibeli, berikut tiga langkah yang dapat dijadikan panduan pengambilan keputusan saat harus memilih antara tablet PC dan notebook.

Kenali kebutuhan Anda
Meskipun sama-sama tergolong sebagai komputer, namun tablet dan notebook dirancang untuk cara penggunaan dan tujuan yang berbeda. Bahkan, kebanyakan tablet PC yang beredar memiliki sistem operasi yang berbeda.

Akibat adanya perbedaan sistem operasi ini, maka aplikasi atau software yang digunakan juga otomatis berbeda. Misalnya, untuk notebook berbasis sistem operasi Microsoft Windows, Anda mungkin akan menggunakan Microsoft Office atau Open Office untuk membuka naskah atau menyelesaikan laporan keuangan.

Tapi di komputer tablet, aplikasi yang digunakan sama berbeda, baik dari segi kemampuan, fitur, dan cara penggunaan. Jadi pastikan kebutuhan Anda akan dapat dipenuhi perangkat yang baru dibeli tersebut.

Perbedaan mendasar lainnya terletak pada penggunaan keyboard. Walaupun Anda dapat menggunakan komputer tablet dengan keyboard tambahan, namun hampir semua aplikasi untuk tablet dirancang untuk memaksimalkan penggunaan layar sentuh.

Jadi jika Anda banyak melakukan input teks seperti mengetik naskah yang panjang, memasukkan data, dan hobi bermain game serius, disarankan Anda membeli notebook. Namun, jika aktivitas komputer Anda hanya sebatas browsing Internet, chatting, mengetik naskah pendek, mencatat buku harian, mendengarkan lagu, bermain game yang santai, serta jarang mengetik, maka tablet PC dapat memenuhi kebutuhan Anda. Pastikan aplikasi yang Anda butuhkan ada di platform yang diinginkan.

Hitung dananya
Begitu sudah mengenali kebutuhan Anda, kini pastikan dana yang dimiliki cukup. Saat menghitung dana yang disiapkan untuk membeli tablet atau notebook, pastikan ada dana tambahan untuk membeli aksesoris pendukung atau garansi tambahan.

Beberapa tablet PC juga telah dilengkapi fasilitas mobile Internet terintegrasi, yang memungkinkan koneksi Internet melalui jaringan koneksi data operator seluler. Untuk notebook, seringkali Anda harus mengeluarkan dana ekstra untuk membeli dongle atau modem USB untuk terkoneksi ke Internet.

Tergantung merek dan spesifikasi, harga tablet PC berkisar antara Rp 1,5 juta — Rp 8 juta. Sedangkan untuk netbook, antara Rp 2,5 juta — Rp 6 juta dan notebook antara Rp 3 juta — Rp 30 juta. Seringkali, perbedaan harga terletak pada merek dan beberapa fitur yang dimilikinya.

Salah satu keuntungan membeli tablet keluaran merek terkenal adalah dukungan purna jual serta nilai jual kembali yang lebih baik. Sedangkan untuk notebook, mengingat spesifikasinya yang cenderung lebih seragam, merek, desain, dan harga akan menjadi pertimbangan yang utama.

Mengingat harga tablet PC yang relatif lebih murah dibanding notebook dan netbook, tidak ada salahnya jika Anda memilih tablet PC. Tentunya jika memang tablet PC dapat memenuhi kebutuhan.

Seberapa tinggi mobilitas Anda?
Mungkin inilah pertimbangan yang paling menentukan. Bagi yang sering bepergian, membawa notebook kadang cukup membebani akibat ukuran dan bobotnya. Apalagi jika Anda membawanya untuk waktu yang cukup lama, menggunakan tas notebook ala kadarnya.

Jika Anda memiliki mobilitas tinggi dan kebutuhan hanya sekadar presentasi atau mengakses Internet, maka tablet PC merupakan pilihan yang bijaksana. Selain ringan, tablet PC juga lebih dingin sehingga tidak menimbulkan masalah jika lupa dimatikan saat berada di tas. Daya tahan baterai yang panjang serta waktu menyala yang singkat juga menjadi nilai tambah yang patut diperhitungkan.

Kesimpulan

Komputer tablet boleh dibilang masih tergolong pendatang baru, sehingga perkembangannya masih dalam tahap awal. Ke depan, komputer tablet akan memiliki kemampuan dan kegunaan yang lebih banyak. Baik notebook dan tablet memiliki keunggulan dan kelemahannya tersendiri, jadi pastikan Anda tidak salah pilih. Selamat membeli.

Tips Memaksimalkan Smartphone Android

Demam ponsel berbasis Android tengah melanda. Berbagai konten dan fitur menarik tersedia terbukti mampu menyihir jutaan pengguna dalam waktu relatif singkat. Bagi Anda yang termasuk atau berminat untuk menjadi salah satu di antaranya, berikut beberapa tips berguna untuk memaksimalkan smartphone Robot Hijau Anda tersebut.

1. Memiliki akun Google
Android adalah sistem operasi milik Google, jadi Anda membutuhkan akun Google (atau Gmail) untuk menggunakan banyak fitur di smartphone Android Anda. Jika belum memilikinya, Anda bisa langsung membuatnya langsung di ponsel.

Saat pertama kali mengakses beberapa fitur yang terhubung dengan Google seperti Android Market, Anda akan langsung menemukan pilihan untuk membuat akun Gmail (email Google).

Proses pembuatan email cukup mudah; Anda hanya tinggal mengisi beberapa informasi data diri yang diminta serta nama akun beserta password pilihan Anda. Sedangkan jika Anda sudah memilikinya, cukup memasukkan nama akun (tanpa perlu embel-embel @gmail.com) dan password untuk mendaftarkan smartphone Anda dengan server Google.

2. Berlangganan data plan
Setelah terhubung ke server Google, smartphone Anda akan terus menerus menggunakan data untuk mencari update berbagai aplikasi termasuk Facebook dan email yang masuk. Ini tentu akan menguras pulsa sangat cepat dan banyak bahkan tanpa Anda sadari.

Solusinya, langganan paket internet yang disediakan operator Anda. Operator biasanya memberikan pilihan berdasarkan waktu (harian/mingguan/bulanan) dan besaran data. Untuk mudahnya ambil saja paket yang perbulan.

3. Unduh aplikasi dengan rating tinggi
Ratusan ribu aplikasi gratis di Android Market adalah salah satu daya tarik utama OS Android, tapi ingat bahwa tak semuanya cocok untuk smartphone dan kebutuhan Anda. Jadi, perhatikan rating yang terdapat di tiap aplikasi (ditunjukkan dengan logo bintang).

Semakin banyak bintang biasanya semakin bagus, meski beberapa pengguna "iseng" yang memberi rating rendah akan membuat bintangnya tidak sampai penuh. Selain itu baca juga ulasan pengguna yang sudah menggunakan aplikasi tersebut.

4. Underclock agar baterai irit
Sebenarnya lumrah jika smartphone Android boros dalam memakai daya baterai, namun hal ini bukan tak dapat diakali. Beberapa smartphone memiliki fitur underclock yang dapat langsung diakses dari menu, untuk menurunkan kecepatan prosesor. Misal sebelumnya berjalan di kecepatan 1Ghz, setelah di-underclock menjadi 800 Mhz.

Tak perlu khawatir ponsel akan berkurang drastis kinerjanya, karena saat Anda tidak sedang menjalankan aplikasi berat seperti bermain game atau menggunakan GPS, fitur yang satu ini merupakan jurus jitu untuk menghemat baterai.

5. Lindungi ponsel dari tangan jahil
Smartphone Android bisa dipastikan memiliki layar sentuh, sehingga Anda bisa menggunakan fungsi kunci layar dengan menggambar gestur (pola) tertentu ataupun dengan kata sandi untuk melindunginya dari tangan jahil.

Fitur ini bisa ditemukan di Pengaturan, submenu Lokasi & Pengaman, lalu pilih Tetapkan Kunci Layar. Di sini Anda bisa tentukan sendiri jenis pengamanan yang bisa Anda gunakan. Jika terasa kurang, Anda bisa mengunduh aplikasi pengamanan tambahan dari Android Market.

6. Kunjungi situs dan forum yang mengulas tentang ponsel merek Anda
Sering-seringlah mengunjungi situs atau forum yang membahas mengenai Android. Hampir setiap hari ada update baru, entah itu aplikasi maupun berbagai tips seputar ponsel Anda.

Beberapa situs atau forum juga kerap menjelaskan troubleshooting berbagai masalah yang kerap terjadi pada ponsel Android. Mengingat tiap merek memiliki ciri khas tersendiri, kami sarankan Anda mengunjungi forum yang ditujukan khusus bagi merek ponsel Android yang Anda miliki.

Keenam tips di atas merupakan petunjuk dasar bagi Anda yang baru pertama kali atau belum lama menggunakan ponsel Android. Jadi jangan ragu untuk terus mencoba dan bereksperimen dengan smartphone Android Anda!

Kristian Tjahjono, kontributor situs teknologi konsumen yangcanggih.com. Antusias terhadap berbagai jenis gadget, mulai dari komputer, ponsel, sampai kamera digital.

Tips Memilih Laptop Murah untuk Main Game

Dulu, laptop merupakan barang mewah yang harganya cukup tinggi. Namun seiring berjalannya waktu dan berkembangnya teknologi mobile computing, harga laptop kini semakin bersahabat di kantung. Namun sayangnya, bagi para gamer, laptop yang layak pakai untuk bermain game merupakan tipe teratas yang masih terasa mahal mengingat beberapa persyaratan game menuntut spesifikasi hardware cukup berat.

Sebenarnya anggapan tersebut tidak selamanya benar. Saat ini, banyak laptop dengan harga terjangkau di bawah Rp 9 juta yang sudah memiliki kemampuan cukup mumpuni untuk memainkan game terbaru.

Berikut adalah tips agar Anda tidak salah memilih laptop yang akan digunakan untuk bermain game, dan tentunya tanpa harus memaksa Anda membobol rekening tabungan.

1. Jangan terpaku dengan besar memori VGA
Kebanyakan user terpaku dengan besaran memori VGA. Hal semacam ini menjadi celah bagi penjual nakal untuk membujuk rayu konsumen membeli produknya dengan dalih memori besar. Padahal yang utama dari sebuah VGA adalah chipsetnya.

Perlu diingat bila seri chipset kartu grafis pada laptop adalah chipset grafis versi mobile sehingga tidak bisa dibandingkan dengan chipset grafis yang diperuntukkan untuk komputer desktop. Semisal bila Anda akan memilih laptop dengan kartu grafis Nvidia 560M maka performanya tidak akan sehebat GTX 560 versi desktop, walaupun jenis chipsetnya sama.

Perbedaan ini lebih dipengaruhi karena masalah panas dan konsumsi daya yang lebih ketat untuk laptop. Pastikan juga Anda tidak memilih laptop dengan VGA onboard (semisal Intel GMA) jika ingin menggunakannya untuk bermain game. Hal ini dikarenakan VGA onboard tidak akan mampu menjalankan game dengan mulus.

2. Pilih laptop yang menawarkan kemudahan upgrade komponen
Beberapa laptop menyediakan pilihan agar beberapa komponennya (seperti RAM, VGA dan hardisk) bisa diupgrade. Sebisa mungkin carilah seri yang mendukung untuk kebutuhan ini.

Bila memiliki dana lebih, Anda bisa mengganti komponen-komponennya tanpa perlu membeli laptop baru. Jadi, jangan lupa tanyakan pada penjual apakah penggantian komponen pada notebook tertentu dapat dilakukan dengan mudah atau tidak.

3. Perhatikan ukuran dan resolusi layar
Ukuran dan resolusi layar sering berhubungan erat, dan ini amat penting untuk sebuah game. Semakin tinggi resolusi layar, semakin berat tuntutan sebuah game akan chip grafis yang baik.

Jadi jika laptop Anda hanya dilengkapi chip grafis yang pas-pasan, maka layar dengan resolusi terlalu tinggi akan menyebabkan game berjalan dengan setting minimum dan agak lambat.

Ukuran layar sendiri juga penting, mengingat bermain di layar yang berukuran terlalu kecil jelas akan mengganggu keasyikan bermain game itu sendiri. Kami sarankan, minimal Anda memilih laptop dengan layar berukuran 14 inci atau 15 inci jika sering bepergian membawanya, atau dengan layar berukuran 17 inci, jika bermaksud menggunakannya sebagai pengganti desktop dan Anda tidak sering membawa-bawanya.

4. Pastikan konektivitas sesuai dengan kebutuhan
Untuk bisa bermain game dengan nyaman, Anda tidak akan bisa mengandalkan touchpad. Untuk itu Anda memerlukan keyboard dan mouse gaming yang berkualitas.

Pastikan laptop Anda memiliki port USB yang cukup untuk memasang mouse, keyboard, gamepad/joystick dan pendingin laptop, karena saat digunakan untuk menjalankan aplikasi yang berat seperti game laptop akan cepat panas.

Perhatikan juga apakah laptop Anda telah memiliki koneksi HDMI atau setidaknya VGA, sehingga sewaktu-waktu Anda bisa menghubungkan laptop ke TV atau monitor dengan ukuran layar yang lebih besar.

5. Spesifikasi tertinggi belum tentu berarti yang terbaik
Jangan terpaku dengan seri tertinggi laptop yang akan Anda beli. Ada baiknya untuk memilih laptop yang berada 1-2 seri lebih rendah dari seri teratas, karena performanya tidak akan terlalu jauh namun dengan selisih harga yang cukup banyak.

Lima tips yang telah disebutkan di atas adalah petunjuk teknis saat mencari laptop murah untuk bermain game. Tidak sedikit faktor lain yang bisa membuat keputusan berubah saat tiba di toko tempat Anda membeli. Seperti promo belanja tertentu atau diskon spesial menjelang perayaan hari raya.

Kristian Tjahjono, kontributor situs teknologi konsumen yangcanggih.com. Antusias terhadap berbagai jenis gadget, mulai dari komputer, ponsel, sampai kamera digital.
Minggu, 16 Oktober 2011

Benarkah Pernikahan Rawan di Dua Tahun Pertama?



Tahun-tahun pertama menurut banyak orang merupakan tahun yang paling berat dalam menghadapi permasalahan dalam pernikahan. Perbedaan pendapat lebih sering terjadi, bahkan bukan tak mungkin Anda akan bertengkar hebat dengan suami. Setelah itu berlalu, segalanya jadi lebih mulus.

Benarkah demikian?

Sebagian besar ahli mengasumsikan bahwa dalam masa dua tahun pertama, senyawa-senyawa dalam otak Anda yang bertanggung jawab terhadap letupan-letupan cinta akan mengalami penurunan.

Senyawa itu adalah dopamin, phenylethylamine, dan oksitosin. Terkadang, efek yang terjadi adalah mulai menurunnya intensitas aktivitas seksual. Tidak heran apabila Anda lantas jadi cemas, jangan-jangan daya tarik Anda telah sirna. Atau, pernikahan tidak akan menarik lagi begitu gelombang cinta itu memudar.

Tetapi, para pakar berkata Anda tidak perlu cemas. Sebab, menurut Jennifer Garth, seorang psikolog, sebenarnya setelah dua tahun pertama ini berlalu, datanglah masa ketika komitmen dan dedikasi terhadap pasangan menjadi hal yang lebih penting. Anda telah siap memasuki hubungan jangka panjang dengan pikiran yang lebih dewasa, siap untuk mengambil keputusan bersama pasangan, dan siap menyongsong hal-hal besar yang akan datang dalam kehidupan rumah tangga Anda bersama-sama.

Jangan Makan Pisang Ambon



Sebagai wanita lajang, tentu banyak aturan dan mitos yang selalu ada di sekitar kehidupan kita. Namun, beberapa mitos, ternyata memang bisa dibuktikan secara ilmiah. Itulah sebabnya pelarangan tersebut memang seharusnya dipatuhi.

Larangan makan buah pisang ambon bagi seorang yang masih gadis misalnya. Pakar gizi Prof Ir Ahmad Sulaeman MS PhD, dalam perbincangan ringannya dengan Republika, menjelaskan alasan ilmiah dibalik pelarangan ini. “Pisang ambon itu punya zat yang membuat libido tinggi,” ujarnya.

Jika terlalu banyak mengonsumsi pisang ambon, bagi seorang gadis, akan berbahaya, karena libidonya akan naik. Padahal statusnya masih gadis, sehingga tak bisa menyalurkan hasrat seksualnya. "Jika sudah menikah, libido tinggi tak akan menjadi masalah, namun ketika masih gadis, ini menjdi problem tersendiri. Jadi lebih baik kurangi saja," ujarnya.
Sabtu, 15 Oktober 2011

Vampire Knight Destiny, Episode 1 : Will You?

Yuuki memasang sabuk pengamannya dan melihat keluar jendela ke arah Cross Academy dengan berbagai macam pikiran. Bagaimana kepala sekolah akan mengatasinya? Akankah Zero membangun keberaniannya untuk datang padaku? . "Yuuki, apa kamu baik-baik saja? kamu terlihat bingung". Suara lembut dari Kaname membuyarkan lamunannya. "Maaf, aku hanya banyak berfikir sekarang". Yuuki kembali menatap Cross Academy sampai tak terlihat lagi. Ruka dan Aidou duduk berhadapan, keduanya melihat ke arah Kaname. "Kenapa kalian berdua melihatku seperti itu? Apa aku terlihat mempesona?". Aidou dan Ruka wajahnya menjadi merah. "uhm, uh, hanya, uhm..". Kaname tersenyum karena jawaban mereka. "Tenang,aku hanya bercanda". Mereka berdua kembali duduk, tetap dengan wajah yang memerah.

Mobil berhenti dan sopir keluar terlebih dahulu. Tiba-tiba pintu terbuka sebelum Yuuki melepas sabuk pengamannya. "Nona Yuuki". Sopir dengan rambut pirang menatap ke bawah, tidak menatap Yuuki. "Terimakasih". Yuuki keluar dan menatap rumah besar yang ada di depannya. "Apa kamu menyukainya, Yuuki? Mungkin ini sedikit kecil tapi sekarang yang bisa aku lakukan hanya ini". "Ini sempurna, Kaname. Aku berhutang padamu, aku ..." Kaname menutup mulut Yuuki sebelum dia selesai bicara. "Tidak Yuuki. Aku yang berhutang padamu. Aku terlalu banyak melukaimu sedangkan aku ingin melindungimu. Inilah yang bisa aku lakukan untukmu". Tangan Kaname jatuh ke samping kakinya. Yuuki menatap ke arah Kaname. "Kaname, aku..". Aidou jalan ke arah keduanya "Wow! Rumah besar. Ruka, coba lihat!". Ruka menghela nafas dan berjalan di belakang Aidou. "Kita harus bersiap. Aku punya rencana untuk kita berdua siang ini, Yuuki". Kaname mengangkat tasnya.

Yuuki mengeluarkan barang-barangnya dan meletakkannya di atas kasur. "Ini aneh, darimana datangnya?". Gaun kerajaan berwarna biru terlipat di dasar tasnya dengan tulisan yang ada di kartu. Yuuki membuka kartu itu dan membacanya dengan keras. "Untuk Yuuki.Ingat saat aku memberitahumu tentang rencana sore ini.Aku pikir kamu tidak punya sesuatu untuk dipakai, jadi aku membelikan ini untukmu. Pakai ini dan temui aku di bawah jam 5, aku akan menunggumu...". Yuuki tidak ingin membaca tulisan terakhir dengan keras, tapi dia melakukannya "Cinta dari Kaname". Yuuki melihat arlojinya. "4:35, aku harus segera ganti baju". Jadi dia segera membereskan barang-barangnya dan berpakaian. Kaname sudah menunggunya di bawah dengan setelan dan dasi. "Kamu terlihat cantik seperti biasanya, Yuuki. Aku senang kamu mau memakai baju itu". Mobil yang sama sudah datang di depan, tiba-tiba terdengar suara "Kendaraan anda sudah tiba, Tuan Kaname dan Nona Yuuki". Yuuki melihat kearah pria berambut pirang. "Bisa kita berangkat sekarang, Yuuki?". Mata Yuuki kembali memandang kearah Kaname. "Kemana kamu akan membawaku pergi?". Kaname tersenyum "Kamu akan tahu".

Mobil berhenti dan Kaname berbalik ke arah Yuuki. "Malam ini, aku akan membayar hutangku ke kamu, Yuuki". Mata Yuuki melebar, "tapi Kaname..." Kaname menyela Yuuki. "Tolong, hanya ini yang bisa aku lakukan". Pintu mobil terbuka dan Yuuki ditunjukan ke sebuah rumah makan. The Bloody Rose. Setelah Yuuki mendengar itu, dia langsung berfikir tentang Zero. Dia merasakan sakit didadanya. Apakah dia membuat keputusan yang benar?. "Yuuki, kamu baik-baik saja? Kamu melamun lagi". Terlihat kekhawatiran di wajah Kaname. "Jangan melihat seperti itu Kaname. Aku baik-baik saja". Kaname menggenggam tangan Yuuki dan menciumnya. Yuuki tersenyum. Mata mereka bertemu dan dalam hitungan detik, dunia serasa milik mereka berdua. "Um, maaf, saya tidak bermaksud untuk mengganggu. Tapi maukan kalian duduk terlebih dahulu?". Suara pria muda merusak rayuan musik. "oh, ya, maaf". Pria itu menundukan kepala. "Tolong, tidak perlu meminta maaf, Tuan Kaname. Meja nomor satu". Kaname berterimakasih kepada pria itu dan berjalan kearah yang dituju. "Saya akan menjadi pelayan anda malam ini. Bolehkah saya tau pesanan anda?". Pria yang sama menundukkan kepalanya sangat rendah, sehingga Yuuki membayangkan bahwa pria itu seperti sedang mencium bau bunga yang terletak di tengah meja. Kaname mengambil buku menu dan membukanya. "Aku ingin Bloody Wine, terimakasih". Yuuki terlihat terkejut dengan reaksi pelayan yang tidak terlihat bingung dengan pesanan Kaname. "Nona Yuuki?". Dia melihat ke daftar menunya. Blood Steak, Blood Wine, semuanya menu dengan darah. Yuuki melihat ke buku menunya, masih bingung dengan apa yang dia lihat. Pelayan itu tau bahwa Yuuki heran dengan semua menunya. "Nona, apakah anda sadar jika ini rumah makan vampir?". Yuuki tersenyum. "Oh, maaf, aku tidak menyadarinya". Pria itu menundukkan kepala lagi, "tolong jangan meminta maaf". Yuuki melihat ke menu lagi, "aku ingin Bloody Steak saja, terimakasih". Pelayan itu pergi dan Kaname menatap kearah Yuuki. "Aku punya pertanyaan yang ingin aku tanyakan padamu,Yuuki". Yuuki menatap Kaname. "Tentu saja Kaname". Jantung Yuuki berdetak lebih capat, karena setiap saat Kaname ingin menanyakan sesuatu ini akan merubah hidup lebih baik atau buruk. "Yuuki, kita sudah saling mengenal sepanjang hidup kita. aku sudah menunggu 10 tahun untuk melihatmu lagi, tapi aku rasa ini sangat berharga. kehadiranmu saja sudah cukup untuk mengisi hidupku dengan kebahagiaan. aku selalu merasakan hal yang sama terhadapmu sampai saat ini maka dari itu aku bertanya, yuuki, maukah kamu menghabiskan sisa hidupmu bersamaku? maukah kau menikah denganku?".

Tunggu episode 2 : Eternity Isn't Enough.
Jumat, 14 Oktober 2011

Jalan Kaki Bikin Otak Tetap Encer

Mengasah ketajaman otak tidak hanya dilakukan dengan memberi asupan nutrisi lewat makanan atau suplemen semata. Namun, otak pun perlu dimanjakan dengan olahraga oleh pemiliknya. Dan, olahraga yang paling mudah dan murah adalah jalan kaki.



Ada kausalitas antara jalan kaki dengan aktivitas di otak. Jumlah penyusutan sel otak bisa dicegah dengan melakukan jalan kaki secara rutin. Dari pengamatan terhadap 300 orang di kota Pittsburgh, AS, terlihat ada kontraksi otak yang mengacu pada melambatnya proses penuaan. Hasil ini didapati pada mereka yang berjalan sejauh 10,8 kilometer. Sedangkan, bagi mereka yang kurang gerak, proses penuaan tetap terjadi seperti biasa.

“Penelitian menunjukkan,beberapa aktivitas terutama berjalan kaki, mampu meningkatkan ukuran otak,” ujar Kirk Eriksson dari University of Pittsburgh.

Saat seseorang mengalami penyusutan, tanda yang cukup terlihat adalah berkurangnya kemampuan mengingat. Tubuh yang kurang gerak, ditambah jarang melakukan aktivitas yang melibatkan kerja otak, bisa memicu terjadinya alzheimer atau kepikunan. Alzheimer merupakan bentuk umum demensia yang secara perlahan membunuh sel-sel otak.

Jambu Biji, Buah Kaya Antioksidan

Zat antioksidan sangat penting bagi kesehatan tubuh karena mampu mengurangi resiko terkena penyakit seperti kanker. Sumber antioksidan yang paling bagus adalah buah-buahan, dan selama ini hampir semua orang menganggap buah apel adalah sumber antioksidan yang baik. Memang tidak salah, namun tahukah Anda buah apa yang mengandung zat antioksidan yang paling tinggi?

Sebuah tim telah melakukan penelitian di India terhadap berbagai jenis buah-buahan, mulai dari apel himalaya, anggur, pisang, delima sampai ke buah-buahan termurah di India. Salah satu buah yang diteliti adalah jambu biji. Buah ini termasuk buah eksotik di Eropa, namun dianggap sebagai buah bagi para orang miskin di India karena harganya yang sangat murah. Namun setelah tes dilakukan, peneliti malah menemukan kandungan zat antioksidan tertinggi di buah tersebut.

Dalam 100 gram buah, kandungan antioksidan pada buah jambu biji bisa mendekati 500mg. Sedangkan buah plum memiliki 330mg, delima mengandung 135mg dan pisang memiliki kandungan antioksidan yang cukup kecil yaitu 30mg. Sementara buah mangga memiliki antioksidan sebanyak 170mg dan tiga kali lebih banyak dari buah pepaya. Apel yang disebut-sebut sebagai sumber antioksidan yang sangat baik ternyata hanya mengandung seperempat dari jumlah antioksidan jambu biji.

Peneliti juga menambahkan, semangka dan nanas juga cukup baik dalam menangkal radikal bebas di dalam tubuh. Sedangkan buah anggur diketahui bisa tiga kali lebih bermanfaat daripada buah jeruk.

Dr.Sreeramulu yang ikut meneliti buah-buahan ini mengatakan bahwa gaya hidup seseorang di zaman modern ini sangat rentan dengan radikal bebas. Mulai dari rasa stres, polusi, zat aditif makanan, semuanya adalah sumber radikal bebas yang mampu merusak sel-sel tubuh dan menyebabkan penuaan maupun berbagai penyakit yang merugikan kesehatan.

Dr.Sreeramulu juga memberi pernyataan dan dikutip oleh Sidomi News bahwa sampai saat ini belum ada penelitian yang membuktikan bahwa zat antioksidan mampu menyembuhkan penyakit tapi bisa dipastikan dapat membantu mengurangi resiko terkena penyakit yang disebabkan radikal bebas seperti kanker.

“Jambu biji sangat kaya antioksidan dan sumber serat yang baik walau dicap sebagai buah orang-orang miskin karena harganya yang murah,” katanya.

Anak Berisiko Kena Asma Jika Ibu Hamil Kegemukan



Menjaga berat badan ternyata berlaku juga untuk ibu hamil. Meski pun dipastikan berat badan bakalan naik karena hadir janin, namun jika gemuknya berlebihan tetap tidak baik.

Menurut penelitian di Swedia, ibu hamil yang terlalu gemuk dapat menimbulkan risiko sakit asma pada bayinya kelak setelah lahir. Anak bisa merasakan sakit tersebut mulai usia 8 atau 10 tahun Risikonya mencapai 41 persen. Atau, 14 persen lebih tinggi dari ibu hamil dengan pertambahan berat yang normal.

“Ada risiko lebih tinggi yang jelas mengenai asma pada anak-anak, penggunaan obat, dan perawatan di rumah sakit dengan peningkatan kondisi kegemukan pada ibu saat awal kehamilan,” tulis Adrian Lowe dalam penelitiannya.

Peneliti dari Murdoch Childrens Research Institute dan University of Melbourne itu juga mengatakan, kegemukan yang dialami ibu hamil dapat mengurangi kekebalan tubuh bayi. Selain itu, bayi lebih rentan terhadap datangnya alergi. Disarankan, sebaiknya ibu hamil mulai memperhatikan berat badannya sejak melakukan langkah-langkah menuju kehamilan. Ini sebagai antisipasi mengurangi berat badan berlebih saat hamil tiba.

Penelitian yang bekerja sama dengan Umea University di Swedia ini melibatkan 120 ribu ibu dan 189 ribu anak mereka di Stockholm. Rata-rata, indeks massa sang ibu mencapai 35 atau lebih. Penelitian ini diterbitkan pada Journal of Allergy and Clinical Immunology.

お客様

私のミュージック